Sejarah Benteng Pendem

 

Benteng Pendem, begitu masyarakat menyebutnya. Salah satu tempat wisata di Semarang, tepatnya di Ambarawa. Benteng ini merupakan satu dari sekian banyak tempat wisata sejarah di Ambarawa. Yang cukup populer adalah Museum Kereta Api dan Museum Palagan Amabarawa. Benteng Pendem ini juga pernah dijadikan sebagai salah satu lokasi syuting film Soekarno, karya sutradara Hanung Bramantyo.

Ambarawa merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Semarang, tepatnya Semarang bagian selatan. Berjarak sekitar 40 km dari Kota Semarang, Ambarawa pernah menjadi ibukota Kabupaten Semarang yang kini terletak di Kecamatan Ungaran.

 Ambarawa juga dikenal dengan julukan kota Palagan Ambarawa. Benteng Pendem berlokasi dekat dengan Museum Kereta Api Ambarawa, berada di belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa dan berada di Kompleks Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Ambarawa. Untuk masuk ke area Benteng Pendem ada dua jalan yang bisa anda lalui. Pertama melalui pintu masuk Lapas Ambarawa atau melalui jalan alternatif di dekat RSUD Ambarawa.

Benteng Pendem yang juga termasuk area lapas, sebagiannya masih menjadi pemukiman warga. Jadi untuk masuk area Benteng Pendem, anda harus terlebih dahulu mendapatkan ijin dari petugas lapas. Disamping itu, dianjurkan saat berada didalam lokasi benteng untuk tidak ramai dan membuat kegaduhan karena bisa mengganggu warga yang bertempat tinggal disana.

Bagi para pecinta fotografi, berwisata ke Benteng Pendem Ambarawa ini tentu bisa menjadi momen berharga karena disini menawarkan pemandangan kuno yang eksotis. Beberapa sudut benteng dapat dijadikan latar berfoto untuk menggambarkan suasana kuno dan historis.

Benteng pendem yang eksotis karena pesona sejarahnya yang akan selalu abadi  

 

Sebagai bangunan bersejarah, Benteng Pendem ini sudah seharusnya mendapatkan perhatian sebagai salah satu warisan sejarah yang memiliki nilai historis yang tinggi. Buktinya tak banyak informasi yang bisa digali dari Benteng Pendem ini.

Kondisi Benteng Pendem sungguh sangat memprihatinkan. Selain dijadikan sebagai tempat tinggal, juga difungsikan sebagai kandang ayam oleh yang tinggal di Benteng Pendem ini.

Jika saja pemerintah mau, sebetulnya bangunan bersejarah seperti Benteng Pendem ini bisa dijadikan sebagai salah satu destinasi sejarah yang menarik. Bahkan, bisa juga menjadi maskot baru bagi Ambarawa sebagai kota Museum Kereta. Apalagi Ambarawa sudah sangat lekat dengan kota wisata sejarah.
Tips dan panduan mengunjungi benteng pendem ambarawa

 

  • Benteng Pendem ini memang bukan wisata umum terbuka, sebaiknya kalian yang berkunjung kesini harus membawa kenalan, jika berani silahkan coba bernegosiasi dan meminta izin kepada petugas lapas atau petugas dekat RSUD Ambarawa.
  • Sebagian dari bangunan benteng Pendem ini digunakan sebagai lapas dan asrama para penjaga lapas, jadi saat mendapatkan izin masuk, diharapkan menjaga ketenangan dan kebersihan lingkungan.
  • Di depan pintu Lapas sebetulnya terdapat menara air yang juga usianya sudah lebih dari satu abad.
  • Lokasi parkir sudah tersedia di area Lapas atau RSUD Ambarawa. Siapkan uang saja untuk biaya parkir kendaraaan.
  • Lokasi ini juga digunakan sebagai lokasi pemotretan pre-wedding.
  • Di beberapa lokasi terdapat larangan masuk, mohon patuhi demi keselamatan karena bagimanapun usia bangunan ini sudah sangat tua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *