Foto: Gmap/Faisal Kamal

Liburan di Wonosobo ialah opsi pas untuk habiskan waktu berlibur. Arah intinya di mana kembali bila bukan di Dieng. Kecuali Telaga Warna yang dipunyai Dieng, rupanya ada tempat cantik yang lain, yakni Gardu Pandang Tieng.

Tieng ialah nama sebuah dusun yang berada di Dieng. Posisinya masih ada di kompleks rekreasi daratan tinggi Dieng. Dusun ini populer karena keelokan alam yang disuguhinya.

Harga Ticket Masuk Gardu Pandang Tieng

Sesungguhnya, untuk masuk di teritori rekreasi ini tidak dikenai ongkos. Tetapi, pengunjung harus bayar ticket karena masuk teritori rekreasi. Bahkan juga, tidak boleh terkejut karena akan ditagih seringkali untuk ongkos masuk teritori.

Harga Ticket Masuk Gardu Pandang Tieng

Retribusi Pengunjung Rp2.000

Retribusi Kendaraan Rp1.000

Karcis Terusan Teritori Wisata Rp16.000

Parkir Rp3.000

Jam Membuka Gardu Pandang Tieng

Saat yang benar-benar pas untuk berkunjung Dusun Tieng ialah pada pagi hari. Karena pengunjung bisa melihat cantiknya matahari keluar. Untungnya, tempat rekreasi ini telah dibuka semenjak jam 5 pagi.

Nikmati Cantiknya Panorama Dari Dusun Mimpi Tieng

Dusun Tieng ada di ketinggian lebih kurang 1.800 mdpl. Hal itu membuat tempat wisata yang cantik ini benar-benar sejuk. Tidaklah aneh, kadang-kadang diselimuti oleh kabut yang mengisyaratkan dinginnya udara seputar.

Gardu Pandang Tieng ialah lokasi yang pas agar bisa nikmati keelokan landscape perdesaan. Dari Gardu Pandang ini, pengunjung bisa menyaksikan cantiknya gunung dan pegunungan yang berjajar. Ditambah lagi landscape perkebunan sayur yang berundak-undak.

Tidak cuman panorama alam, permukiman warga juga tidak lepas dari keelokan. Rumah – rumah berjajar dengan rapi, tersusun membuat satu barisan yang cantik. Pengunjung juga bisa menyaksikan warga yang melakukan aktivitas di kebun dari terlalu jauh.

Matahari Keluar dari Gardu Pandang Tieng

Ada di ketinggian 1.800 mdpl membuat pengunjung makin dekat sama panorama langit. Tidaklah aneh, teritori bukit-bukit ini jadi lokasi yang pas untuk melihat matahari keluar. Bila tiba benar-benar awalnya, karena itu pengunjung bisa melihat keelokan itu.

Golden Sunrise, demikianlah orang – orang menyebutkan matahari keluar dari tempat rekreasi ini. Disini, pengunjung bisa melihat silhouette keemasan yang memikat saat matahari keluar. Demikian cantiknya merusak kabut yang sejak dari malam menyelimutinya.

Mentari mulai menyingsing, cahayanya mulai masuk tiap sela pohon-pohon. Pohon-pohon rimbun yang gelap seakan tutup diri, mulai buka mata karena hempasan cahaya mentari. Benar-benar panorama yang demikian cantik, dan pas sekali bila pengunjung mendokumentasikannya dengan berpose.

Negeri di atas Awan

Walau dibuka jam 5 pagi, tetapi telah ada pelancong yang tiba semenjak subuh. Tentu saja, mereka bukan hanya ingin melihat Golden Sunrise saja, tetapi juga kabutnya. Kabut – kabut yang menyelimutinya alam sangat tebal.

Ada pada tempat Gardu Pandang membuat pengunjung berasa ada di negeri di atas awan. Karena itu, penting memerhatikan cuaca saat sebelum bertandang ke tempat wisata ini. Bila ingin mendapatkan panorama yang mengagumkan.

Saat ceria, pengunjung akan memperoleh panorama negeri di atas awan dan Golden Sunrise. Berlainan bila sedang mendung, karena yang ada hanya kabut. Tetapi untuk melipur diri, minimal pengunjung bisa nikmati segarnya udara di pucuk Tieng.

Rekreasi Kulineran

Kecuali melihat panorama cantik, pengunjung dapat nikmati hidangan kulineran ciri khas Dieng. Minuman dan makanan hangat banyak dihidangkan oleh penjual makanan. Sekalian melihat matahari keluar, bisa sekalian nikmati kulineran yang menghangatkan badan.

Satu minuman ciri khas berbentuk kopi yang dihidangkan di sini yaitu Purwaceng. Purwaceng sebagai tumbuhan ciri khas Dieng yang jadi minuman dan umumnya diseduh. Purwaceng juga bisa dipakai sebagai obat tradisionil.

Sarana

Ada di alam tidak membuat tempat wisata ini kurang sarana. Kecuali penjual makanan, pengunjung dapat nikmati sarana toilet dan tempat parkir. Karena dingin, tidaklah aneh bila ingin beberapa pengunjung yang memerlukan toilet.

Posisi Gardu Pandang Tieng

Teritori rekreasi ini ada di Jalan Dieng, Sidorejo, Tieng, Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Dari pusat Kota Wonosobo cuman memerlukan waktu lebih kurang 30 menit. Dan tidak lama, pengunjung akan sampai di bangunan yang berupa gazebo ini.

 


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.