Liburan berkilau, di Teluk Kilauan

Andai disurvey rakyat Indonesia tentang tempat wisata, bisa dipastikan jawaban pertama adalah Bali. Atau Lombo. Atau juga candi borobudur. Tidak salah bila mereka menjawab demikian, karena memang sudah terkenal dan digembar-gemborkan media. Padahal ada tempat wisata yang tidak kalah menariknya. Tempat wisata itu tepatnya kalau tidak salah ada di Lampung bagian selatan. Yuk kita intip bersama,ada apa disana. Dan mengapa tempat indah yang ini pamornya kalah saing. Padahal bisa dijadikan Wakatobinya Sumatra.

Akses menuju kesana sebenarnya tidak sulit-sulit amat. Dari lampung, kita bisa menyewa mobil atau menggunakan mobil pribadi. Sepanjang perjalanan kita akan menyaksikan aneka jenis perkebunan dan pantai yang sayang juga bila tidak dilirik. Anda akan melihat hektaran perkebunan kakau, dan ada juga buah pisang. Bahkan kadang dijajakan disepanjang jalan. Dan jangan heran ya, bila Anda membeli buah pisang disini. Pisangnya panjang-panjang dan super jumbo. Sebuah pisang saja bisa dimakan tiga orang. Bila Anda sanggup, makanlah sendiri,tapi dijamin kekenyangan.

Sepanjang jalan juga nampak pohon kelapa dan durian yang merayu Anda agar memetiknya. Dijaminlah sepenjang perjalan tidak akan membosankan meski jalan berkelok-kilok.

Sepanjang perjalanan juga,kita bisa melihat perkampung penduduk yang rumahnya masih menghadirkan nuasan budaya yang kental. Ya rumah adat Lampung. Kalo mau jujur sepanjang jalan mulus-mulus saja. Tapi harus diakui ada beberapa yang pengemudi mobil harus berhati-hati karna ada yang belum diaspal. Semoga sajalah, dengan adanya tulisan ini, pemerintah daerah atau pusat terketuk untuk lebih memperhatikan tempat wisata ini. Syukur-syukur bisa dijadikan untuk mendulang devisa negara.

Lama perjalanan kurang lebih 1.5 sampai 2jam tergantung cuaca. Sekali lagi, maklum ada akses jalan yang belum di aspal. Saran penulis, bila Anda ingin tour mandiri bisa saja menghubungi penduduk lokal yang tinggal disana, yang saat ini kabarnya sudah bisa menjemput Anda dari Bandar Lampung, ibukota Provinsi lampung. Namun saran penulis, alangkah baiknya bermalam dulu di tengah kota agar badan tidak terlalu capai. Baru paginya mintak dijemput agen yang sudah Anda tunjuk sebelumnya. Satu lagi, usahakan dalam perjalanan kesana kesorean. Pagi jam 9 adalah waktu yang tepat untuk kesana dari pusat kota Bandar lampung.

Setibanya disana, Anda akan diberhentikan terlebih dahulu diperkampungan penduduk. Perkampungan penduduk yang rata-rata para imigrasi dulu jamannya presiden kedua. Bapak Soeharto. Maka, jangan heran bila sampe sana penduduk desa fasih berbahasa jawa. Maklum dulu mereka imigran dr jawa. Dan bersyukurlah Anda yang berasal dari suku Jawa. Bila ketemu,bicaralah dengan bahasa Jawa dan anggap seperti saudara Anda yang terpisah puluan tahun.

Setelah diistirahatkan sejenak diperkampungan setempat, Anda baru akan menaiki perahu motor berkapasitas sekitar 4 orang untuk menuju sebuah pulau kecil seluas mungkin 2 km persegi. Pulau itulah yang dinamai Teluk kilauan.

Dari cerita orang disana kenapa disebut teluk kilauan,karena lebar pulau itu memang hanya sekiloan saja. Penulis mengira dulu dinamain kilauan karna disana emang pulau berkilau pasirnya atau banyak tambang permata ataupun emas hehe.

Sesampainya di Teluk Kilauan, pulau ditengah laut yang menghadap ke arah Samudra Hindia itu, Para traveler akan ditempatkan dipenginapan dua lantai yang terdiri kira2 8 kamar. Dan disambut makan siang tentu dengan lauk ikan. Pesan penulis, jangan buru-buru mengeces Hp Anda ya. Karena listrik menggunakan jenset dan dinyalakan magrib sampe jam dua pagi. Dan jangan mengeluh juga karena bisa jadi Anda tidak bisa menyaksikan program siaran televisi kesukaan Anda. Karena memang pulau yang dinamai Teluk kilauan ini bagus untuk meditasi dan perenungan diri. Bisa juga untuk menghilangkan jenuh selama tinggal dikota yang sumpek dan macet.

Apa saja yang bisa dilakukan di pulau tengah laut ini.

Pertama, jelas merenung diri. Para traveler “dipaksa”untuk tenang dan jauh dari hiruk pikuk keramaian. Apalagi sibuk dengan Hp Anda. Karena signal kadang ada,kadang tidak ada. Apa lagi kalau sedang musim hujan. Jadi nyamankan, damaikan jiwa traveler di tempat ini.

Kedua. Anda bisa menyusuri luas pulau kecil ini dan menaiki sebuah tebing cukup tinggi dan memandang birunya laut di kejauan. Fantastik. Menganggumkan. Dan bisa jadi Anda akan bertakbir menyebut nama Tuhan. Tuhan Maha Besar ! Diterpa angin laut nan sepoi dari atas tebing, merupakan hal yang mungkin belum perna Anda rasakan. Bawalah bekal untuk mengisi perut sesekali melihat panorama alam laut yang memukau mata.

2. Selfi ria ditempat ini juga tidak kalah menariknya,untuk mengabadikan kenangan Anda. Anda bisa berfoto ria dibebatuan ataupun dipasir putih ditempat ini. Dijamin baterai Hp Anda akan habis sebelum kepuasan tercipta. Karena disetiap sudut begitu intagram sekali. Atau bisa jadi memori Hp Anda tidak cukup karena begitu banyak spot yang super cantik untuk dijadikan kenangan. Coba dan datanglah, dijamin akan datang untuk yang kesekian kalinya.

Ketiga, berkemah! Ya berkemah ditempat ini juga tidak kalah serunya. Anda tidak perlu tidur di rumah panggung di lantai dua, cukup berkemah dan menikmati malam di perkemahan hingga pagi hari. Karena tempat ini kabarnya aman dari binatang berbisa seperti kalajengking ataupun ular. Sekali-kali rasakanlah, berkemah ditepi pantai dan tidur sembari menatap laut dan mendengarkan deburan ombakya. Berani mencoba?

Keempat, tentu memancing. Bagi yang hobi memancing, pastinya Teluk Kilaun cocok untuk Anda. Setelah didapat ikannya baru dibakar dimakan bersama teman teman Anda. Malah kata orang lokal disini, semasa musim ikan, Anda tidak perlu memancing dengan kail. Cukup dengan tombak saja. Maklum ikan pada bermunculan kepermukaan. Rasanya ampun dah, bahagia tak terkira. Serasa hidup di jaman purba, cari ikan dengan menombak !

Kelima. Yang hobi snorkling atau menyelam tentunya Teluk Kilauan menyajikan pengalaman yang tak terkira. Melihat panorama laut dan dangkal yang dipenuhi dengan ikan warna-warni. Semakin gila saja menyelamnya. Tapi ingat ya, ikuti saran guide lokal sana. Bila kondisi tidak memungkinkan karena cuaca, jangan memaksakan diri!

Keenam, main pasir putih bagi para traveler yang mager alias males gerak sembari menatap bukit yang ditanami tumbuhan tropis yang menyejukan mata. Sesekali biarkan pula tubuh Anda ditampar sepoi angin atau disetrum sengatan sinar mentari pagi hari yang menyehatkan. Bodoh amat kulit hitam, bisikan ke dalam hati Anda. Hehe

Ketujuh, ini yang paling menarik, yaitu “berburu” lumba-lumba. Maksudnya, dengan menaiki perahu motor kita bisa ke lautan menyaksikan puluhan lumba-lumba yang tengah bermain-main. Bila pada musimnya jumlah bisa banyak sekali. Kabarnya Teluk Kilauan tempat lumba-lumba seluruh dunia reuni. Mantap bukan? Apa lagi Anda bisa membelai mamalia tercerdas di muka bumi ini. Bisa jadi ini pengalaman yang tidak akan Anda lupakan seumur hidup. Pertanyaan penulis, tersihirkan untuk kesana? Sang penulis, puji syukur sudah tiga kali, dan bila ada waktu hendak kesana lagi. Mohon doanya sehat dan panjang umur serta rejeki ya. Amin.

Begitulah Teluk Kilauan yang tenyata mengkilaukan wisatawan. Moga saja pemerintah pusat atau daerah mampu mengharumkan Teluk Kilauan agar tetap dan segera berkilau, sekilau-kilaunya.

Penulis : Ricola Paserror, penulis muda berbakat multitalenta


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.