Saat ini Desa Pinggan yang berada di Kintamani menjadi tujuan wisata istimewa, terutama bagi mereka yang suka berburu keindahan alam pada pagi hari. Memang Pulau Dewata ini memiliki banyak sekali destinasi yang bisa dinikmati oleh pengunjungnya. Bagi mereka yang baru pertama kali datang ke Bali, pantai-pantai di pulau ini pasti menggoda untuk dijumpai. Namun, bagi yang sudah pernah atau bahkan sering ke Bali ada loh alternatif wisata lainnya.

Desa Pinggan contohnya, dimana kamu bisa menikmati keindahan alam pegunungan yang berbalur matahari terbit.

Berburu Sunrise Di Desa Pinggan

Kalau biasanya wisatawan perlu tenaga ekstra untuk menikmati matahari terbit karena harus mendaki terlebih dahulu. Beda halnya ketika berada di Pinggan, karena kamu tidak perlu susah payah mendaki. Cukup kendarai saja mobilmu dan parkir untuk mencari posisi terbaik sambil menanti munculnya matahari terbit.

Desa ini memang terletak di dataran tinggi dan masuk ke dalam wilayah administratif Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Seperti yang kita tahu, Kecamatan Kintamani ini memang terkenal memiliki suguhan pegunungan dan Danau Batur di Desa Penelokan. Selain itu, ada pula Desa Truyan yang terkenal dengan keunikan budaya dan tradisinya.

Seperti biasa, agar bisa menikmati keindahan matahari terbit atau sunrise, maka kamu harus berada di lokasi setidaknya pukul 06.00. Desa ini sendiri bisa kamu tempuh sekitar 2 jam 15 menit berkendara dari kawasan Kuta. Kalau kamu ikut rombongan atau jasa tour tentu perjalanan akan dimulai sejak dini hari.

Rute Menuju Desa Pinggan

Perjalanan tourmu bisa dimulai dari arah Denpasar menuju ke Kintamani, Bangli. Rute terdekat bisa melalui jalur Payangan atau alternatif lainnya lewat jalur objek wisata Sangeh menuju ke Petang. Setelah sampai di pertigaan Desa Penulisan, carilah ke jurusan Pura Dalem Balingkang, nah desa eksotik ini berada sebelum Pura Dalem Balingkang. Desa yang berdiri di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut ini memiliki hawa segar dan dingin. Sehingga sangat direkomendasikan untuk memakai pakaian hangat agar tidak kedinginan saat menanti sunrise tiba.

Tips Sebelum Datang

Saat liburan ke Pulau Dewata dan memilih berkunjung ke Desa Pinggan, Bangli dengan tujuan menyaksikan keindahan sunrisenya, hindarilah datang saat musim hujan. Karena, walaupun pada pagi hari biasanya jarang hujan, tetapi lebih baik kalau kamu bisa berkunjung ketika musim kering. Karena ada pemandangan berupa keindahan alam dari Desa Pinggan yang berselimut kabut pada pagi hari, dan ditemani oleh sinar matahari yang menembus celah-celah pepohonan. Tentu menakjubkan!

Dari lokasi yang berada di ketinggian, kamu bisa melihat langsung permadani kabut, siluet gunung Batur, Gunung Abang Bangli dan Gunung Agung yang nampak gagah namun juga anggun nan cantik. Samar-samar kamu juga dapat menyaksikan kawasan perkebunan yang menyuguhkan pemandangan unik dan spesial.

Destinasi wisata alam seperti ini memang sangat cocok untuk kamu yang ingin lari sejenak dari rutinitas harian yang padat. Selain bisa dinikmati sendiri, kamu juga bisa mengajak keluarga maupun sahabat untuk sama-sama menyaksikan kecantikan salah satu destinasi wisata alam di Bali ini.

Oh ya, dataran tinggi seperti Desa Pinggan Bangli ini terasa lebih dingin dan berkabut sekitar bulan September sampai November. Jadi kalau kamu punya hobi fotografi dan sedang merencanakan liburan ke Bali, berkunjunglah pada bulan-bulan tersebut. Apalagi, tidak ada biaya tiket masuk yang dikenakan, alias Gratis!

Waah, tunggu apalagi coba? Udah dapat pemandangan spektakuler dengan akses yang mudah gratis pula. Sobat cakrawala makin tahu kan kalau Bali tidak hanya punya pantai-pantai yang menawan saja? Tapi juga ada pemandangan di dataran tinggi yang tak kalah menariknya untuk disimak keindahannya.

Kamu punya rekomendasi tempat wisata di Bali yang patut untuk dikunjungi lainnya? Khususnya yang masih tersembunyi dan asing bagi wisatawan. Kalau punya daftarnya, coret-coret dulu di kolom komentar ya, siapa tahu kita bisa sama-sama mengeksplore pesona Bali. Biar gak kalah sama bule-bule yang biasanya lebih tahu tentang destinasi wisata di Bali, hehhehe.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *