Selain dimanjakan dengan pilihan taman bermain yang beragam, wisatawan yang datang ke kawasan Kota Batu juga disajikan tempat wisata alam yang tak kalah menakjubkan. Sobat cakrawala yang punya hobi mendaki wajib rasanya mampir ke Gunung Panderman. Sementara untuk kamu yang belum pernah hiking tapi pensaran ingin merasakannya, Gunung Panderman ini cocok banget untuk para pendaki pemula loh. Seperti apa sih pesona gunung yang satu ini? Langsung saja simak rangkumannya di bawah ini.

Bagi kalangan pendaki di Jawa Timur, nama gunung yang satu ini sudah cukup populer dan termasuk ke dalam gugusan Gunung Putri Tidur di kawasan Kota Batu. Buat kamu yang baru pertama kali mendaki, tidak perlu khawatir karena gunung ini memiliki ketinggian 2.045 mdpl saja. Dan untuk mencapai puncaknya dibutuhkan waktu sekitar 3 hingga 4 jam.

Saat melakukan pendakian menuju PUncak Basundara yang merupakan puncak tertinggi Panderman, nantinya kamu akan melewati tanjakan dengan kontur tanahnya yang berpasir. Jadi pastikan badanmu dalam kondisi fit.

Rute Menuju Gunung Panderman

 

Kalau kamu datang dari arah Malang, arahkan saja kendaraanmu menuju Alun-alun Kota Batu. Kemudian lanjutkan perjalanan menuju arah Museum Angkut, dan ikuti saja jalurnya hingga tiba di Desa Pesanggrahan. Di desa tersebut kamu bisa menemukan banyak petunjuk menuju wisata Panderman. Setelah menemukan masjid di pertigaan jalan, kamu tinggal mengarahkan kendaraanmu belok ke kanan dan tiba di check point atau basecamp perijinan untuk mendaki.

Pesona Sunrise Gunung Panderman Yang Legendaris

Suguhan alam memang tidak akan pernah membuatmu kecewa, alam selalu punya caranya sendiri untuk menunjukkan keindahannya yang menakjubkan. Salah satunya adalah matahari terbit, siapa sih yang tidak akan terpesona kalau sudah melihatnya?

Nah, kalau kamu punya rencana untuk mendaki di salah satu destinasi wisata alam di Kota Batu ini, pemandangan matahari terbit di Puncak Basundara sayang banget kalau sampai dilewatkan. Karena itulah, kamu bisa memulai pendakian pada sore atau malam hari.

Setelah tiba di puncak, sembari menunggu matahari terbit, kamu bisa menyaksikan gemerlapnya lampu-lampu di Kota Batu dan Malang raya layaknya bintang-bintang yang gemerlapan di langit malam. Indah! Menjelang pagi, siap-siaplah untuk menyambut sang Mentari. Tengoklah kearah timur, kamu akan melihat gradasi warna biru, ungu, jingga, dan kuning keemasan di langit yang secara alami membaur begitu saja. Siluet gunung dan pepohonan di depan mata pasti membuat siapapun akan terkesima. Sungguh sempurna! Sambil menikmati suasana matahari terbit yang syahdu, kamu bisa mengambil beberapa potretnya untuk dipajang di media social.

Jalur Pendakian

Sudah siap mendaki? Hal pertama yang harus kamu tahu adalah Gunung Panderman memiliki dua jalur pendakian, yaitu via Dukuh Toyomerto, Pesanggrahan dan Curah Banteng. Diantara ke dua jalur pendakian tersebut, via Dukuh Toyomerto lah yang terpopuler. Karena Curah Banteng memiliki jalur yang lebih curam dan berbahaya, terutama bagi pendaki pemula. Setelah tiba di gerbang pintu masuk Gunung Panderman, kamu akan menjumpai basecamp pendakian pertama.

Dan tepat sebelum Puncak Basundara kamu akan melalui medan terjal dengan konturnya curam dan berpasir. Inilah tantangan sesungguhnya yang harus kamu hadapi. Lebih dekat dengan area puncak, kamu akan menemukan jalan sempit yang langsung berbatasan dengan jurang di sisi utaranya. Inilah salah satu lokasi favorit wisatawan untuk berfoto dengan latar belakang gugusan pegunungan dan pemandangan Kota Batu dan Malang dari ketinggian, tentu saja pemandangan ini sangat memanjakan mata.

Begitu tiba di Puncak Basundara, semua rasa lelahmu pasti akan terbayar dengan pemandangan yang luar biasa cantiknya. Apalagi kalau sudah menjelang pagi, panorama matahari terbitnya sungguh memikat hati. Oh ya, ada satu lagi informasi penting untuk kamu yang akan berkemah di Gunung Panderman. Jagalah barang-barangmu dengan baik, karena di lokasi ini banyak kawasan monyet liar yang suka mencuri makanan milik wisatawan.

Kamu punya pengalaman mendaki gunung mana saja? Atau bahkan pernah mendaki Gunung Panderman di Kota Batu? Share di kolom bawah ini yuk!


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *